Macau, Sejarah Dan Tempat Wisata Populernya

Di era modern, Macau telah mengembangkan berbagai industri seperti tekstil, elektronik, mainan serta menciptakan industri pariwisata kelas dunia dengan pilihan luas untuk hotel, fasilitas olahraga, restoran dan casino.

Sebagaimana di masa lalu, ekonomi Macau berkaitan erat dengan HongKong dan Provinsi Guangdong, khususnya dengan daerah Pearl River Delta, yang disebut sebagai salah satu dari macan kecil Asia. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Macau, mari kita simak ulasan dibawah ini mengenai Sejarah dan Tempat wisata populer Macau.

Sejarah Macau

Macau semula bernama A Ma Gao, tempat A Ma, kuil untuk persembahan para pelaut China. Nama lain pulau yang berada di delta Sungai Pearl ini adalah Ou Mun yang berarti gerbang perdagangan. Nama terakhir ini diberikan para petani Guangdong dan pelaut Fujian yang menjadikan Macau sebagai lokasi berdagang. Macau terletak pada 70 km sebelah barat daya Hong Kong dan 145 km dari Guangzhou.

Macau merupakan daerah jajahan Eropa tertua di Tiongkok. Portugis sudah menjejakkan kaki di abad ke 16, sejak tahun 1570 hingga tahun 1999. Kedatangan Jorge Alvares di selatan Cina menjadi awal mula jejak Portugis di kota itu. Kedatangan tersebut untuk melihat wilayah yang cocok untuk dijadikan pos perdagangan bagi mereka.

Tujuan mereka ke Tiongkok tentunya untuk memperluas perdagangan ketika itu. Dinasti Ming yang berkuasa ketika menyewakan Macau pada Portugis. Mereka menggunakan Macau sebagai pelabuhan untuk kepentingan perdagangan mereka. Hingga akhirnya di akhir abad ke 20 Portugis menyerahkan kembali Macau kembali ke Tiongkok.

Pada tahun 1999, pemerintahan Portugis menyerahkan kedaulatan Macau kembali kepada Republik Rakyat Tiongkok. Lamanya kekuasaan Portugis di Macau membuat daerah ini memiliki berbagai macam jejak peninggalan portugis. Salah satunya adalah reruntuhan Katedral St. Paul yang masih bisa dilihat hingga sekarang.

Ada juga Gereja St. Dominic yang masih terawat dengan baik. Bukan hanya itu saja peninggalan Portugis yang ada disini. Guia Fortres yang merupakan benteng pertahanan Portugis masih kokoh berdiri. Senado Square dengan arsitektur portugisnya juga menjadi destinasi yang ramai untuk dikunjungi.

Jika ingin melihat lebih dalam tentang peninggalan Portugis di Macau ada Museum De Macau yang akan menyingkap berbagai perpaduan budaya Macau. Walau luas Macau hanya sebesar 29.5 km2. Namun kota ini tidak boleh dipandang sebelah mata, ia merupakan ‘Las vegas’nya Asia dengan pendapatan perkapita yang sangat tinggi. Macau juga merupakan kota yang unggul dalam bidang pariwisata.

Selain itu, Macau juga merupakan salah satu kota dengan Indeks Pembangunan Manusia yang sangat tinggi di tahun 2011. Macau menyediakan pelayanan keuangan dan perbankan, pelatihan staf, dukungan transportasi dan komunikasi. Sebagian besar orang akan bingung akan pertanyaan Macau negara bagian mana?

Ada yang berfikir Macau adalah negara sendiri dan ada yang berfikir Macau adalah bagian dari Tiongkok. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah Panjang Macau, Tiongkok dan Portugis. Diujung abad ke 20 Portugis kembali menyerahkan Macau pada Tiongkok.

Sejak saat itu Macau menjadi daerah administrasi khusus Tiongkok dan berhak mengatur urusannya sendiri hingga tahun 2049. Meskipun bukan negara berdaulat akan tetapi masyarakat Macau harus menggunakan Passport ketika berkunjung ke Tiongkok. Bisa dikatakan Macau adalah sebuah negara dengan dua system.

Destinasi Terfavorit di Macau

Macau disebut-sebut Las Vegas Asia. Daerah ini memang lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menguji keberuntungannya lewat beberapa permainan. Namun bagi wisatawan asal Indonesia, ada yang lebih menarik daripada wisata kasino tersebut yaitu mengunjungi pusat sejarah di Macau. Apa saja tempat wisata populer di Macau yang perlu dikunjungi? Berikut uraiannya.

1. The Venetian Monaco

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa Macau ialah Las Vegasnya Asia. Anda tidak perlu jauh-jauh ke Las Vegas untuk merasakan pengalaman datang ke kasino. The Venetian Macao adalah hotel yang menyediakan lokasi kasino yang mewah. Tidak hanya kasino, di sini anda juga bisa tetap berbelanja karena tempat ini memiliki banyak toko-toko yang menyajikan barang-barang branded.

Namun salah satu yang menarik adalah terdapat sebuah gondola di dalam area resort venetian. Perahu dayung tradisional ini memang tidak berbeda jauh dengan Perahu tradisional yang berada di Venesia Italia.

Suasananya bener-bener mirip dengan suasana di Venesia Italia. Venetian menjadi salah satu bukti bahwa keberadaan bangunan arsitektur Eropa masih eksis. Inilah yang disebut dengan cita rasa Eropa dengan harga kantong Asia.

2. Ruins of St. Paul’s

Reruntuhan dari Gereja Santo Paulus ini merupakan salah satu obyek wisata di Macau yang banyak dikunjungi oleh turis. Gereja ini didirikan pada tahun 1602 dan dibakar pada tahun 1835. Tentunya, tidak hanya akan melihat reruntuhan bangunan saja di sini. Di bawah reruntuhan gereja, terdapat Museum Katolik.

Meskipun sudah beberapa kali mengalami musibah kebakaran namun bangunan bagian depannya masih kokoh berdiri hingga akhirnya dijadikan salah satu wisata warisan budaya yang dilindungi dan sudah ditetapkan oleh UNESCO. Tempat wisata religi ini memang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Macau.

Tangga-tangga besar di depan reruntuhan St. Paul ini menjadi spot yang paling digemari untuk berfoto dengan latar belakang bangunan bekas gereja tersebut. Jadi jika anda memang memiliki rencana untuk memotret tanpa terlalu banyak wisatawan di sekelilingnya direkomendasikan untuk datang lebih pagi.

3. Senado Square

Jalanan yang bersih, bebas dari kendaraan serta bangku-bangku yang disediakan di sekitar lapangan membuat tempat ini menjadi surga bagi pejalan kaki. Senado Square dibangun pada 1918 untuk menghubungkan Praira Grande dengan pelabuhan. Lapangan dengan air mancur ini dulunya kerap digunakan oleh pemerintah kolonial untuk menunjukkan kekuatan dan kekuasaan militer mereka.

Bagi anda yang gemar wisata kuliner dan wisata belanja, tempat ini paling pas didatangi. Bangunan di kanan kiri lapangan kebanyakan adalah restoran dan toko pakaian.

Di Senado Square ini anda dapat melihat produk pertukaran budaya antara Timur dan Barat yang melintasi waktu 400 tahun lebih, dan saat ini adalah warisan aristektur Eropa yang tertua, terlengkap dan terkokoh yang masih berdiri di wilayah China hari ini.

4. Macau Tower

Tempat wisata populer Macau yang satu ini bisa dijadikan destinasi utama ketika berencana untuk liburan di Macau, karena Menara Macau adalah obyek wisata yang akan melengkapi kesenangan anda. Dengan tinggi 338 meter, segala keindahan kota Macau dapat dinikmati dari atas puncak Macau Tower ini.

Kegiatan lainnya yang bisa anda lakukan ialah memacu adrenalin dengan bungee jumping, jadi bagi anda yang suka tantangan obyek ini begitu wajib untuk anda kunjungi. Selain adanya menara dan wahana penuh tantangan tersebut, wisatawan juga akan menemukan bioskop, restoran, serta Pusat Pertemuan dan Hiburan 4 lantai.

Hal yang menyenangkan di tempat ini adalah pada malam harinya anda bisa makan malam di skywalk setelah puas memotret. Yang hobi berkuliner jangan sampai melewatkan makanan-makanan nikmat dengan taraf hotel berbintang lima hanya di Macau Tower.

5. Macau Fisherman’s Wharf

Tempat ini memiliki tiga bagian utama yang memiliki tema tersendiri. Ada beberapa tempat atau Landmark terkenal di dunia yang bisa menjadi objek foto yang sangat menarik di tempat ini.

Bagi wisatawan yang memang suka berfoto-foto tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat wisata ini karena tidak perlu membayar tiket masuk sama sekali kecuali jika ingin menaiki beberapa wahana dan permainan di dalamnya.

Nah, dapat kita simpulkan bahwa Awalnya Macau merupakan daerah sebuah pelabuhan bagi masyarakat China. Penghasilan utama dari masyarakat sekitar sana adalah sebagai nelayan.

Suku yang China yang menguasai daerah ini adalah suku Han dengan dialek bahasa yang dikenal adalah bahasa Guang Dong. Sampai pada akhirnya Portugis datang menguasai daerah ini, merubah kondisi yang dulunya pelabuhan tidak terawat di sulap menjadi suatu kota yang menarik hingga saat ini.

Pada awal Portugis datang, Portugis sudah melihat bahwa kebiasaan rakyak Tiongkok adalah berjudi sehingga terpikirkanlah menjadikan usaha perjudian di Macau yang pada akhirnya menjadi daerah pariwisata & perjudian kawasan Asia. Saat Portugis menyerahkan Macau kepada pemerintah China pada tahun 1999, China mengijinkan aksi perjudian dilanjutkan, namun memecah monopoli SJM.

Kesepakatan eksklusif mereka berakhir pada tahun 2001 dan pada tahun 2002, lisensi kasino terbaru pun diberikan. Pada Mei 2004, kasino milik orang barat pertama kali dibuka disini, Sands Macao. Hal inilah yang mengantarkan sebuah era baru dalam sejarah perjudian di Macau.

Dengan sejarah panjangnya serta hubungan rumit dengan Tiongkok tidak membuat Macau terhambat untuk berkembang. Bahkan saat ini Macau bisa dikatakan sebagai salah satu negara yang cukup maju di Asia. Hal ini mendorong tumbuhnya industri pariwisata di Macau. Maka dari itu demikianlah informasi mengenai sejarah singkat Macau dan beberapa destinasi populer yang ada di Macau.